faktor penyebab MIGREN


dr. Yuda Turana

Migren merupakan nyeri kepala yang hilang timbul, biasanya hanya pada sebelah kepala, berdenyut, serangan berakhir dalam waktu 4 – 72 jam, disertai gejala mual/muntah dan dapat didahului oleh gejala aura.

Meskipun masih menjadi misteri bagaimana mekanisme pasti saat serangan migren. Namun kelihatannya masalah berawal dari respon tubuh terhadap stress. Tubuh berfikir bahwa dapat mengatasi stress dengan menyiapkan otot untuk melakukan aksi ; tubuh meningkatkan aliran darah ke otot dan mengurangi aliran darah ke otak. Kemudian saat ancaman terhadap tubuh sudah hilang, pembuluh darah otak terbuka kembali yang menyebabkan aliran darah menyerbu kembali dan inilah yang menyebabkan serangan nyeri pada migren.

MENCARI FAKTOR PENYEBAB

Bagi pasien dengan migren yang menahun, sering berulang, sebaiknya mencari faktor pencetus serangan. Beberapa faktor yang dapat mencetuskan migren adalah : kurangnya jam tidur, terlalu banyak tidur ( di akhir pekan saat anda libur tidak bekerja ), saat menstruasi, adanya cahaya yang berlebih, suara yang terlalu bising, dan hipoglikemia ( misalnya : saat anda telat makan ). Beberapa obat dapat pula mencetuskan serangan migren ini seperti : nitrat, klorokuin, obat kontrasepsi, indometasin , Alkohol dan makanan tertentu yang mengandung tyramine, nitrate , monosodium glutamat , dsb . Contoh makanan yang mengandung vasoactive amines ( tyramine dan b-phenylethylamines ) adalah : keju, coklat, kacang-kacangan, jeruk sitrus, bawang merah. Contoh makanan yang mengandung nitrat : daging ham, saus, hot dog, daging. Contoh makanan yang mengandung monosodium glutamat : makanan dengan penyedap/ vetsin yang banyak misalnya pada masakan cina, saus, beberapa makanan kaleng. Contoh makanan yang lain adalah : alkohol, telur, yoghurt, makanan kering.

Stress emosional merupakan juga salah satu pencetus serangan migrain. Sehingga penting juga mengubah pikiran dan sikap yang negatif.

BAGAIMANA MENGATASI MIGREN ?

Jika anda penderita nyeri migren yang menahun. Sebaiknya anda membuat suatu catatan harian mengenai serangan migren. Catatan harian tersebut berisi saat-saat anda mengalami serangan migren. Catatlah apa saja yang anda makan selama 24 jam terakhir. Catat pula faktor emosi yang menyebabkan serangan itu. Kemudian evaluasilah setiap saat pencetus serangan migren anda. Bila anda mencurigai makanan tertentu , maka cobalah makanan tersebut 1 atau 2 kali lagi pada saat yang lain , jika memang betul menyebabkan serangan migren maka anda harus menghindari makanan tersebut. Sebaiknya pula hindari minuman yang mengandung banyak cafein ( kopi ) dan gunakan kacamata gelap saat siang hari.

Tidurlah yang cukup. Tidak kurang dan tidak berlebih. Bila pada akhir pekan anda akan tidur lama, maka tetaplah bangun dahulu pada jam rutin anda bangun. Setelah itu tidak masalah jika anda tidur kembali. Hindari stress yang berlebih , berolahraga rutin dan latihlah beberapa teknik relaksasi. Andapun dapat menekan beberapa titik acupoints untuk membantu penyembuhan.

Melihat bahwa gejala migren berasal dari penyempitan/ kontriksi pembuluh darah di otak ; jelaslah bahwa efektifitas pengobatan harus menggunakan metode yang dapat melebarkan pembuluh darah tersebut. Jadi jika anda akan menghentikan gejala migren, anda harus mencegah pembuluh darah ini berkonstriksi ( menyempit ). Pada saat serangan migren, perhatikan bahwa penderita juga mengalami tangan dan kaki yang dingin. Dari sini bisa dilihat bahwa pada saat pembuluh darah di otak berkonstriksi akibat respon tubuh terhadap stress maka pembuluh darah yang menuju ke tangan dan kaki juga berkonstriksi. Jadi kemampuan anda untuk membuka aliran darah di tangan dan kaki maka akan membuka juga aliran darah ke otak. Sehingga anda akan terhindar dari serangan migren. Jika baru saja ada tanda-tanda akan terjadi serangan migren maka dapat dilakukan teknik berikut ini :

1. Rilekskan diri anda secara fisik dan mental ( anda dapat menggunakan metode relaksasi dalam buku ini ).

2. Cobalah untuk melihat tangan anda yang pucat. Bayangkan aliran darah semakin melebar dan melebar. Lihatlah semakin banyak aliran darah mengalir ke kulit anda. Jika anda kesulitan dengan teknik ini, maka bisa dibayangkan juga tangan anda di depan tungku api dan tangan terasa hangat.

3. Bayangkan tangan anda semakin bertambah hangat. Saat ini terjadi maka aliran darah di otakpun meningkat dan anda tidak mengalami serangan migren.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: